Belajar Interaksi

Sepekan ini ada karyawan baru di kantor. Sebagaimana umumnya institusi swasta, setiap karyawan baru mengalami masa evaluasi selama tiga bulan pertama sebelum mendapatkan kontrak kerja yang pasti. Karyawan ini sebut saja namanya Higiy.
Higiy seorang fresh graduated yang belum punya pengalaman kerja sama sekali. Waktu interview saya menemuinya dua sesi. Sebetulnya di closing comment saya mau memberi tahu ke ybs kalo skill dan karakternya tidak cocok di lingkungan kerja kantor saya. Tapi dia kelihatannya terlalu pede untuk tidak mendengarkan resume saya. Keyakinannya sudah membumbung tinggi ketika dianggapnya saya terkesan dengannya.
Lepas dari itu, hasil akhir memang dikumpulkan dari suara beberapa petinggi staf di kantor. Atas pertimbangan sejawat yang lain, akhirnya saya putuskan untuk memangilnya mulai kerja Sabtu kemarin.
Benar saja dugaanku. Hari kedua kerja sudah mulai keluar ulahnya. Dia mendekati aku sambil bilang “Rabu besok saya mau ijin bisa tidak pak?” Hadeuuuuuhhhh karyawan baru udah berani-berani aneh-aneh. Divisi tempat dia kerja memang bukan tanggungjawab saya makanya saya sarankan untuk menghadap rekan saya itu.
Dua hari berselang rekan saya yg jd atasan langsungnya ngobrol dengan saya. Dia lebih memilih untu mengevaluasi sampai lengkap tiga bulan ke depan. Sebetulnya kalau saya lebih memilih untuk memberikannya kesempatan padanya satu bulan ini saja untuk kemudian dievaluasi apakah akan lanjut atau stop sampai disini.
Apakah pembaca bisa berikan komentar tentang ini? Mana yang lebih dipilih, evaluasi segera atau berikan kesempatan sampai 3 bulan?

Posted with WordPress for BlackBerry – ibntauhid amunandar – learning sharing being fun

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s