belajar di angkot

Pagi ini saya ke tempat praktek naik angkot. Karena memang tidak ada angkot yang sekali jalan jadi saya memang harus berganti angkot sekali. Yang menarik ketika saya naik angkot D2. Waktu saya stop, kursi sebelah sopir kosong jadilah saya pilih tempat disitu. Tidak jelas di belakang ada berapa penumpang, saya perkirakan semua penumpang belakang itu perempuan. Sopirnya itu termasuk supel saya bilang sih. Setiap penumpang berusaha dia akrabi dengan membuka obrolan.
Ternyata saat saya naik si sopir sedang asyik ngobrol dengan penumpang di belakang tentang anak dan keluarga. Saya cukup terkejut juga ketika salah satu ibu berujar di belakang “Anak saya limabelas”. Tak kalah kaget sang sopir langsung nimpali “ibu emang umur berapa sekarang?” “Enam puluh tahun ada ya bu?” Katanya melanjutkan.
Dengan santai si ibu bilang “ya lewat bang kalau enam puluh sih”
Kata si ibu lagi “beruntung semua anak saya sudah meuntas (pent: bekerja) biarpun macam-macam kerjaannya”
Saya bergumam dalam hati “benar janji Alloh”
6. وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
(QS Huud ayat 6)
“And there is no creature on earth but that upon Allah is its provision, and He knows its place of dwelling and place of storage. All is in a clear register.”

Posted with WordPress for BlackBerry – ibntauhid amunandar – learning sharing being fun

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s