Yang tertinggal dari Uji KTI aak an nasher

Uji kti aak an nasher memang baru usai sepekan kemarin. Ada satu cerita yang luput saya bagi di posting yang lalu.
Di salah satu sesi usai ujian, saya mengobrol dengan para penguji yang duduk di sebelah saya.
Salah seorang penguji yg notabene jg pembimbing 2 berujar tentang pendidikan di Indonesia. Ternyata basic pendidikan beliau adalah seorang ahli madya analis kesehatan. Di Unhas telah dua tahun ini dibuka program studi analis kesehatan setara S1. Namun seiring kebijakan pemerintah pusat yang masih mengacu pada aturan lama maka lulusan S1 analis kesehatan ini belum sepenuhnya dapat mengaplikasikan gelarnya dalam dunia kerja. Mereka masih terhambat pada aturan bahwa analis hanya mendapat porsi sebagai tenaga teknis laboratorium. Padahal kalau menilik tingkat pendidikannya maka seorang S1 sebetulnya layak untuk memegang porsi manajerial. Saat ini porsi manajerial sesuai aturan yang ada masih dibebankan pada seorang berlatarbelakang pendidikan kedokteran.
Saya langsung menyambung dengan dunia pendidikan secara overall. Jaman ini sebetulnya sepanjang yang saya tahu di dunia global paradigma yang berkembang bukan lagi belajar harus di sekolah, tetapi berubah menjadi dimanapun kita maka disitulah kita bisa belajar. Kebijakan dibukanya keran ujian kejar paket merupakan jawaban pemerintah bagi tantangan paradigma baru tersebut terutama bagi pendidikan dasar dan menengah. Memang belum ada kebijakan serupa yang menyentuh pendidikan tinggi.
Buah simalakama memang. Jika menginginkan jabatan karir maka orang masih melihat “Kamu punya ijazah apa?” Bukan “Apa yang kamu bisa dengan kerjaan ini?” Tapi ya itulah dunia nyata. Welcome to the real world.
Menyitir salah satu sabda rosululloh صلي الله عليه و سلم . …. أعملو أعملو فإن كلكم ميسر لما خلق له. Beramalah kalian, karena sesungguhnya kalian akan Alloh mudahkan sesuai amalan kalian itu.
Wallohu ‘alam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s